Beranda / Peristiwa / FKSB dan Ormas Peduli Kebangkitan Nasional di Era Digitalisasi

FKSB dan Ormas Peduli Kebangkitan Nasional di Era Digitalisasi

Suaranusantaranews

SEMARANG – Momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 menjadi perhatian serius berbagai organisasi kemasyarakatan dan komunitas di Jawa Tengah. Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) bersama sejumlah ormas dan komunitas menunjukkan kepeduliannya terhadap semangat kebangkitan nasional melalui penguatan persatuan, solidaritas sosial, serta menjaga kondusivitas masyarakat di era digitalisasi.

Kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Silaturrahmi Kamtibmas Bersama Polda Jawa Tengah dan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah” yang menjadi ruang mempererat sinergitas antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, akademisi, dan elemen masyarakat sipil.

FKSB menilai bahwa kebangkitan nasional di era modern tidak hanya dimaknai sebagai mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga bagaimana seluruh elemen masyarakat mampu menjaga persatuan dan menghadapi tantangan zaman, terutama derasnya arus informasi digital yang dapat memicu perpecahan sosial apabila tidak disikapi secara bijak.

Di tengah maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, radikalisme digital, dan potensi konflik sosial di media sosial, keberadaan ormas dan komunitas dinilai memiliki peran strategis sebagai perekat persatuan bangsa.

FKSB bersama berbagai ormas di Jawa Tengah terus mendorong edukasi masyarakat tentang pentingnya literasi digital, toleransi, serta menjaga kerukunan antarwarga.

Ketua dan tokoh-tokoh ormas yang tergabung dalam FKSB juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui forum silaturrahmi kamtibmas tersebut, FKSB berharap lahir komitmen bersama antara pemerintah, aparat keamanan, perguruan tinggi, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah Jawa Tengah agar tetap aman, damai, dan harmonis.

Semangat kebangkitan nasional, menurut FKSB, harus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat, mulai dari menjaga persatuan, menangkal informasi menyesatkan, hingga membangun ruang publik yang sehat dan produktif di era digital.

Dengan kolaborasi antara ormas, komunitas, aparat keamanan, dan masyarakat, FKSB optimistis semangat Kebangkitan Nasional 2026 dapat menjadi energi bersama untuk memperkuat ketahanan sosial dan mendorong kemajuan bangsa Indonesia di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *