Beranda / Peristiwa / Dinsos Kota Semarang Dorong Kepedulian Disabilitas, Orang Tua Anak Autisme Diberi Penguatan dan Pendampingan

Dinsos Kota Semarang Dorong Kepedulian Disabilitas, Orang Tua Anak Autisme Diberi Penguatan dan Pendampingan

Suaranusantaranews

Semarang – Upaya meningkatkan kepedulian sosial terhadap penyandang disabilitas terus dilakukan Dinas Sosial Kota Semarang melalui kegiatan Pengembangan dan Kampanye Sosial Peduli Disabilitas yang digelar di wilayah Semarang Tengah, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini secara khusus menghadirkan program peningkatan kapasitas bagi orang tua anak penyandang disabilitas autisme.
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus penguatan psikologis bagi para orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak autisme di tengah tantangan sosial yang masih dihadapi di masyarakat.

Para peserta mendapatkan materi terkait pola pengasuhan, komunikasi efektif, penanganan perilaku anak, hingga pentingnya dukungan lingkungan sekitar terhadap anak berkebutuhan khusus.

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang M. Agus Junaidi menyampaikan bahwa perhatian terhadap penyandang disabilitas tidak cukup hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga harus diwujudkan melalui edukasi, kepedulian, dan penguatan keluarga sebagai pondasi utama pendampingan anak.

Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam membangun rasa percaya diri serta kemandirian anak penyandang autisme. Karena itu, peningkatan kapasitas keluarga menjadi salah satu langkah strategis agar anak-anak penyandang disabilitas dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Anak-anak penyandang autisme memiliki potensi luar biasa yang harus didukung bersama. Melalui kegiatan ini kami ingin membangun semangat bahwa mereka berhak mendapatkan ruang, kesempatan, dan perhatian yang sama di tengah masyarakat,” ujar M. Agus Junaidi dalam sambutannya.

Selain sesi edukasi, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif antara narasumber dan para orang tua peserta. Sejumlah peserta mengaku terbantu dengan adanya forum tersebut karena dapat berbagi pengalaman sekaligus memperoleh pemahaman baru terkait pola pendampingan anak autisme.

Program kampanye sosial ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam mewujudkan kota yang inklusif dan ramah disabilitas.

Diharapkan, masyarakat semakin memahami pentingnya menghormati hak-hak penyandang disabilitas serta menghapus stigma negatif terhadap anak berkebutuhan khusus.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *